Tampilkan postingan dengan label Coretan. Tampilkan semua postingan

Alhamdulillah, semoga Alloh senantiasa memberikan keberkahan kepada kita semua. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi mengenai sesuatu yang sederhana tetapi sangat penting yaitu tentang "Memulai Bisnis".

Sebagian dari kita masih bingung bagaimana memulai sebuah bisnis dan hanya menjadi penonton ketika satu per satu teman kita sukses dalam bisnis mereka. Sebenarnya sederhana untuk memulai sebuah bisnis, berikut beberapa hal yang bisa menjadi catatan ketika kita akan berbisnis :
  • Niat dan Tekad
Niat dan tekad ini menjadi faktor utama ketika kita akan berbisnis karena dengan adanya niat yang benar dan tekad yang kuat akan menjadi penyemangat bagi kita dalam berbisnis
  • Melihat Kemampuan dan Potensi Diri
Ukur dan lihat kita punya potensi apa yang bisa dikembangkan, ketika kita sudah menemukan maka perdalam dan perbanyak jam terbang untuk menggeluti potensi tersebut
  • Mengikuti berbagai pertemuan para pebisnis
Sharing dan berbagi pengalaman antara para pebisnis akan memberikan tambahan ilmu, selain itu akan memberikan banyak relasi karena bisnis butuh relasi
  • Mulai dari bisnis kecil
Mulailah bisnis dari yang kecil, jangan tergiur dengan bisnis yang langsung besar dengan modal yang besar ketika kita belum memiliki kemampuan yang cukup

Itulah beberapa hal ketika kita akan memulai bisnis sendiri, semoga bermanfaat

Nurdin Syaiful baladi, S.T

Alhamdulillah sering dengan waktu yang terus berjalan, kejadian demi kejadian semua memiliki hikmah yang luar biasa. Alloh telah memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya dan setiap manusia memiliki potensi masing-masing yang menjadi ciri khas antara manusia satu dengan yang lain. Ketika kita menekuni potensi yang sudah dimiliki maka Alloh akan mengarahkan agar potensi tersebut berkembang dan memberikan manfaat untuk banyak orang

Tolak ukur keberhasilan seseorang tidak bisa disamakan satu dengan yang lainnya, ibarat pepatah "Rumput Tetangga Terlihat Lebih Hijau Daripada Rumput Sendiri", bisa jadi ketika kita melihat orang lain sukses pada saat yang sama orang tersebut juga melihat kita sukses. Kesuksesan itu relatif dan tidak identik dengan harta, pamngkat, jabatan, popularitas.

Ketika kita merasa bisa, mampu, maka lakukan yang terbaik, misalkan kita punya potensi menulis buku maka ketika kita merasa bisa dan mampu menulis buku maka lakukan yang terbaik dalam menulis buku, Insya Alloh dalam perjalanan Alloh akan membimbing kita karena kita sudah berusaha melakukan yang terbaik

Pada akhirnya kesuksesan yang paling utama adalah bisa Khusnul Khotimah dan mendapat Rahmat dari Alloh SWT

Nurdin Syaiful Baladio, S.T

Ketika kita ditanya : pilih mana Dakwah, Bisnis (Pekerjaan), atau Keluarga ?. Jawaban apa yang akan anda berikan jika ada pertanyaan seperti itu?. Jika saya boleh menjawab, maka saya akan jawab saya pilih semuanya, karena ketiga hal itu sebenarnya tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan kita. Kita tidak bisa kemudian mengorbankan salah satu demi yang lainnya, yang benar adalah proporsional dalam ketiga hal tersebut. Dakwah jalan, Bisnis(Pekerjaan) lancar, Keluarga harmonis, itulah yang seharusnya diupayakan

Nurdin Syaiful Baladi, S.T

Alhamdulillah hari ini bisa nulis lagi ditengah kesibukan (eh merasa sok sibuk padahal ya sibuk beneran....heheheh). Melintas di beranda facebook saya kata-kata motivasi yang cukup singkat tetapi jelas yaitu "Tidak perlu hebat saat start, tetapi jika mau hebat harus start". Kata-kata tersebut memberikan makna bahwa saat kita memulai seseuatu jangan menunggu hebat dulu baru memulai, tetapi mulailah dari yang sederhana, kecil dan saat itu juga, seperti yang disampaikan salah satu Ulama dengan jargon 3M (Mulai dari diri sendiri, Mulai dari yang kecil, Mulai saat ini). Orang yang sekarang terlihat hebat atau sukses karena berani memulai untuk menjadi hebat.

Terkadang kita hanya melihat kesuksesan orang lain saat dia sukses, tetapi tidak melihat proses yang dilaluinya yang mungkin mengalami banyak kegagalan. Dari itu semua kita bisa belajar bagaimana orang lain itu bisa sukses tanpa harus mengikuti semua atau sama persis, akan tetapi sebagai pemicu semangat untuk menjadi orang yang sukses dengan menjadi diri sendiri. Pada hakekatnya kesuksesan itu jika bisa sukses Dunia dan Akhirat. Terima kasih kepada sahabat yang mengirimkan kata-kata motivasi tersebut semoga menjadi amal ibadah yang bermanfaat. Aamiin

Nurdin Syaiful Baladi, S.T

Melakukan aktifitas memang menyenangkan, terlebih lagi jika aktifitas tersebut merupakan hoby dan bisnis. Bicara tentang bisnis, sebagian dari kita berbisnis belum mencapai taraf fokus. Segala peluang diambil dan akhirnya malah tidak maju semua bahkan menambah ruwet pikiran kita. Kondisi itulah yang pernah saya alami, berbagai bisnis dicoba tetapi hanya setengah setengah sehingga hanya berjalan ditempat. Mulailah saya mencoba untuk fokus ke kemampuan saya, walau yang lain tetap jalan tetapi hal yang fokus tetap diprioritaskan. Alhamdulillah dengan kita fokus sedikit demi sedikit hasil mulai nampak.

Dari uraian diatas Fokus memang salah satu fokus kesusksesan kita dalam berbisnis, fokus sendiri tidak hanya dalam hal bisnis. Aktifitas Ibadah juga harus fokus agar nantinya ibadah kita diterima Alloh SWT. Bagaimana dengan anda, apakah sudah fokus???

Nurdin Syaiful Baladi, S. T

Berikan yang terbaik kemampuan yang engkau miliki, ikhtiar maksimal, dan doa. Soal hasil serahkan Alloh. Tidak usah pedulikan kata orang yang nyinyir dengan usaha yang dilakukan, yang penting apa yang kita lakukan benar tidak melanggar aturan atau syariat
Ingat kisah bapak, anak , dan keledai. Apapun yang dilakukan pasti ada orang yang tidak senang, dan jika kita terlalu memikirkan kata orang lain maka yang muncul adalah kegelisahan

Nurdin Syaiful Baladi, S.T

Jika suatu saat anda memilki usaha dan mempunyai beberapa karyawan yang bekerja untuk anda, maka satu hal yang harus anda lakukan adalah hargailah pekerjaan dan beri perhatian karyawan anda walau mungkin terlihat tidak produktif karena karyawan adalah aset penting yang harus dijaga, jika anda menyepelekan kinerja karyawan anda, maka bersiaplah usaha anda akan mengalami penurunan
Teringat kisah salah satu perusahaan, waktu itu ada karyawan yang terlihat sakit tetapi tetap bekerja. Karyawan tersebut kemudian dipanggi pimpinan. Anda sedang sakit? iya jawab karyawan itu, kemudian pimpinan meminta sang karyawan pulang istrirahat dan berobat sampai sembuh baru boleh masuk. Biaya pengobatan seluruhnya ditanggung perusahaan. Sang pimpinan bilang kalau anda masuk kerja dalam keadaan sakit maka tidak akan maksimal bekerja (dari berbagai sumber)

Nurdin Syaiful Baladi, S. T

Aktifitas kehidupan sehari-hari setiap manusia sangat beragam, manusia sama-sama diberi waktu 24 jam. Dari waktu itu ada yang merasa kekurangan waktu, tetapi ada juga yang merasa banyak waktu luang. Orang sukses dan orang gagal memiliki waktu yang sama hanya saja dalam mengatur waktu yang berbeda sehingga hasilnya juga berbeda

Proporsional, mungkin kata ini tidak asing lagi kita dengar, menurut berbagai literatur proporsional berarti seimbang, berimbang, atau sebanding. Kegiatan kita dalam kurun waktu 24 jam sebaiknya proporsional dalam artian berimbang, jangan sampai berlebihan dan mengorbankan yang lain. Misalkan ketika kita bekerja sebaiknya juga tetap memperhatikan kesehatan tubuh, makan yang cukup, istirahat cukup, dll. Contoh lain ketika menyalurkan hobi, misalkan memancing. Jangan sampai hobi memancing mengorbankan aktifitas lainnya yang mungkin lebih penting dan dibutuhkan. Berimbang dalam berbagai aktifitas akan memberikan kenyamanan pada kita sehingga akan meminimalisir yang namanya Stress. Semoga kita bisa lebih baik lagi dari sebelumnya. Aamiin

Nurdin Syaiful Baladi, S. T


Alloh menciptakan makhluk agar kita bisa belajar dari mereka. Salah satu ciptaan Alloh adalah Semut. Semut merupakan binatang kecil yang sering kita temui dan sifatnya berkelompok dan biasanya dalam jumlah banyak. Semut salah satu hewan yang dilarang dibunuh kecuali memang mengganggu. Jika ada semut dalam rumah kita dan terasa mengganggu maka langkah awal diusir terlebih dahulu tetapi jika tidak bisa baru boleh dibunuh.

Ada hal menarik yang bisa kita lihat dari perilaku semut :
  • Semut selalu berkelompok
Jarang kita temui semut hanya berjalan sendiri, pasti berkelompok karena memang semut satu dengan lain akan saling berinteraksi dan bekerjasama. Misalkan ada sisa gula dalam rumah kita, ketika ada satu semut mengetahui maka akan memberitahukan semut lain kemudian besama-sama membawa sisa gula tersebut untuk dibawa ke sarang dan dimakan bersama dengan semut lain. Nah dari sini kita bisa mengambil hikmah bahwa berjamaah akan lebih kuat daripada sendiri serta semangat berbagi dengan yang lain saat mendapatkan rejeki
  • Semut akan berusaha membantu semut lain jika ada yang kesulitan atau terluka
Ketika salah satu semut mengalami kesulitan atau terluka maka semut lain akan membantunya, jika terluka akan membawanya ke sarang bahkan saat ada semut mati maka bangkai semut itu pun akan dibawa semut lain ke sarangnya. Jika ada salah satu semut diganggu maka semut lain akan berusaha mengusir pengganggu. Hikmah dari itu adalah manusia itu harus punya solidaritas terhadap manusia lain. Saat orang lain mengalami kesulitan maka bisa kita bantu semampu kita karena manusia adalah makhluk sosial

Itulah sebagian dari hikmah dan ilmu yang bisa diambil dari semut, masih banyak hikmah lain yang bisa dipelajari dari semut. Semoga manfaat

Nurdin Syaiful Baladi, S. T

Tanya sama orang IT aja pasti tahu. Pernahkan anda mendengar ucapan itu, kayaknya ucapan itu ga asing bagi mereka yang menggeluti dunia IT (Information and Technology). Sebagian orang beranggapan orang IT itu bisa dalam segala hal. Memang ada yang seperti itu, tetapi banyak juga yang hanya fokus di bidang tertentu saja. Dalam dunia pekerjaan terkadang orang IT ini diangap sudah bisa segalanya, jadi kalau ada perintah yang berhubungan dengan IT maka harus bisa

Manakala ada jawaban "maaf kalau yang itu tidak bisa" maka jika yang memberikan perintah tidak paham akan keluar perkataan "masa orang IT kayak itu saja ga bisa". Itu salah satu contoh dinamika yang dialami manakala kita memutuskan menggeluti yang namanya IT. Masih banyak lagi hal-hal unik lainnya yang hanya orang yang berkecimpung di bidang itu yang merasakan. bagaimana dengan anda?

Nurdin Syaiful Baladi, S. T

Bekerja merupakan hal yang harus dilakukan terutama bagi seorang kepala keluarga untuk memberi nafkah keluarganya. Era sekarang ini terkadang esensi dari bekerja terkadang mulai dilupakan, orang bekerja siang malam tanpa memperhatikan yang lainnya. Pergi Pagi Pulang Petang, berangkat saat anak istri belum bangun dan pulang saat anak istri sudah tidur, makan tidak teratur, kesehatan tidak dijaga, setiap saat yang dipikirkan hanya pekerjaan. 
Keadaan semacam ini sebaiknya dihindari karena pada akhirnya diri sendirilah yang akan rugi. Bekerjalah secara proposional, atur waktu antara kebutuhan pribadi, keluarga, ibadah bila perlu sesekali melakukan refreshing untuk memberikan waktu kepada otak dan tubuh kita untuk istirahat. Jangan sampai Alloh memaksa kita untuk istrirahat dengan diberikannya sakit. Luangkan waktu untuk keluarga, jangan sampai Alloh memaksa kita untuk meluangkan waktu keluarga dengan diberikannya masalah yang serius. Ibadah jangan sampai ditinggalkan dan teruslah berdoa agar senantiasa dibimbing dalam aktifitas kita sehari-hari.

"Rejeki sudah Alloh tentukan sesuai kebutuhan Hamba-Nya"


Nurdin Syaiful Baladi, S. T

Makan merupakan hal yang paling sering dilakukan karena merupakan suatu kebutuhan primer, tetapi apakah kita sudah benar saat makan??? Islam mengajarkan bagaimana adab makan salah satunya adalah menggunakan tangan kanan saat makan. Sebagian saudara kita sering makan dengan tangan kiri atau dengan kedua tanganya, sebagai contoh saat makan gorengan dengan cabai, pastilah salah satunya dimakan dengan tangan kiri padahal kalaupun dengan tangan kanan semua tetap masih bisa. Hal kecil yang jarang diperhatikan tetapi ternyata memiliki dampak yang kurang baik jika menjadi kebiasaaan. Yuk kita kurangi kebiasaan makan dengan tangan kiri karena makanan yang kita makan dengan tangan kiri akan berkurang keberkahannya


Nurdin Syaiful Baladi, S. T

Musim liburan akhir tahun sudah dimulai, anak-anak sekolah sudah mulai libur sejak 21 Desember 2015 ini, tempat-tempat wisata mulai dipadati pengunjung baik dalam atau luar kota. Begitulah suasana menjelang pergantian akhir tahun. Liburan kali ini saya bersama keluarga juga berlibur dan memilih lokasi di Pantai Goa Cemara. Pantai ini memang dikenal dengan banyaknya pohon cemara yang membuat pengunjung bisa berteduh sambil menikmati ombak pantai. Walau demikian posisi pantai cukup curam sehingga sangat berbahaya jika digunakan untuk berenang. Orang tua juga harus waspada dan jangan sampai lengkah saat menikmati ombak pantai. 

Liburan bagi orang yang sibuk merupakan hal yang penting, terlebih lagi jika tiap harinya disibukkan dengan pekerjaan yang tidak akan berhenti kalau kita sendiri tidak berhenti sejenak. Liburan sekolah juga bisa digunakan sebagai sarana kumpul dengan keluarga melepas sejenak kesibukan dan aktifitas rutin. Nah sudahkan anda berlibur tahun ini?


Nurdin Syaiful Baladi, S. T

Kehidupan itu tidak berjalan lurus-lurus saja terkadang masalah datang dan pergi mewarnai kehidupan ini. Ada kalanya kita dihadapkan pada suatu permasalahan yang memberikan kita dua pilihan yaitu mengedepankan ego atau mengalah. Pilihan untuk mengalah tidak mudah memang kalau itu terjadi pada kita saat posisi memang layak untuk mengedepankan ego. Perlu kita ketahui bahwasanya mengalah itu tidak selamanya membuat posisi kita jadi kalah, tetapi mengalah bisa menjadi solusi untuk mewujudkan kebaikan bersama

Tentunya keputusan untuk mengalah harus dilandasi untuk memberikan solusi bersama demi kebaikan bukan agar dipuji orang lain. Ada kisah seorang pelari yang sudang banyak menjadi juara dia rela mengalah untuk membantu salah satu pelari lain dalam suatu perlombaan lari karena yang bersangkutan kesulitan mengambil air minum dikarenakan keterbatasan fungsi anggota tubuh. Konsekuensi dia harus rela juara diraih orang lain dan harus puas di posisi kedua. Ketika diwawancara kenapa dia mau melakukan hal terebut? jawabannya adalah dia merasaa senang bisa membantu orang lain walaupun dia sendiri tidak kenal oreng tersebut

Dari cerita diatas kita bisa mengambil hikmah kalau mengalah demi orang lain dan untuk kebaikan merupakan hal yang baik dan tidak akan menurunkan nilai diri. Nah sudah siapkah kita mengalah demi kebaikan???


Nurdin Syaiful Baladi, S. T

Sahabat semua pernahkah melihat film dengan judul Big Hero? kalau pernah maka ada beberapa hikmah yang bisa kita ambil dalam film tersebut. Big Hero merupakan film animasi anak-anak yang didalamnya memberikan nuansa pendidikan. Pelajaran yang bisa kita ambil dari film tersebut adalah :
  1. Ilmu itu sangatlah luas, bisa jadi kita merasa cukup dengan ilmu saat ini tetapi diluar sana masih banyak ilmu yang bisa kita gali
  2. Ketika dalam menuntut ilmu itu masuk dalam titik jenuh maka carilah ide yang bisa jadi ide tersebut muncul dari sisi lain dalam diri kita
  3. Seorang yang memiliki ilmu yang tinggi tidak menjamin akhlaqnya juga baik
  4. Persahabatan atau pertemanan menjadi hal yang penting dalam interaksi sosial
Nah itu sedikit pelajaran yang bisa kita ambil dalam film tersebut, mungkin masih banyak yang lain tetapi itu yang baru terpikirkan...hehehe


Nurdin Syaiful Baladi, S. T

Kehidupan memang tidak seindah yang diharapkan, ada kalanya kesedihan menerpa dan terkadang kebahagiaan datang. salah satu hal terpenting adalah bagaimana kita berusaha menjadi lebih baik. Tiap waktu permasalah akan terus bertambah dan tidak bisa tidak kita harus menghadapinya karena menghindar dari permasalahan tidak akan menyelesaikan masalah bahkan akan menambah masalah baru.

Orang di masa sekarang sangat disibukkan dengan namanya pekerjaan. Terkadang bekerja tidak kenal waktu, pergi pagi pulang malam. Kita bekerja untuk apa? untuk siapa? jika kita bekerja untuk keluarga tetapi keluarga tidak terurus atau tidak diperhatikan sama saja kita dzolim. Sebaiknya bekerja itu proporsional waktunya sehingga waktu ibadah, keluarga dan pribadi tidak terabaikan. Tentunya semua harus kita niatkan karena mengharap Ridho Alloh SWT. Apakah kita termasuk yang orang yang bekerja secara berlebihan? Yuk Berbenah


Nurdin Syaiful Baladi, S. T


Saudaraku ! Kamu tidak akan mendapatkan ilmu kecuali dengan enam hal
1.    Kecerdasan
Kecerdasan manusia dalam berfikir menentukan seberapa banyak ilmu yang akan diperoleh. Kecerdasan bisa berbagai macam bisa dalam bentuk kecerdasan Intelektual, Spiritual, Emosi, Hati, dll. Kecerdasan manusia bisa dipupuk dan diarahkan sehingga pada dasarnya manusia itu semua cerdas.
2.    Minat
Orang yang akan menuntut ilmu harus memiliki minat dengan ilmu yang akan dipelajari. Dengan minat yang kuat makan ilmu akan mudah dipelajari, akan tetapi jika tidak ada minat maka akan lama atau sia-sia
3.    Kesungguhan
Kesungguhan dan tekad kuat merupakan salah satu hal penting dalam menuntut ilmu. Orang yang bersungguh-sungguh dalam berbagai hal Insya Allah akan mendapatkan apa yang diinginkan, tentunya atas izin Allah SWT
4.    Biaya
Seorang dokter ahli, Guru besar, Pengusaha tidak serta merta begitu saja mejadi sukses tanpa ada biaya yang dikeluarkan. Biaya bisa diperoleh melalui berbagai cara bisa dengan usaha, beasiswa, dll.
5.    Berteman dengan Guru
Orang yang bergaul dengan penjual minyak wangi akan ikut merasakan wanginya, begitu juga ketika kita ingin memperoleh ilmu tertentu maka sering-seringlah bergaul dengan ahlinya. Orang yang ingin memperoleh ilmu tentang kewirausahaan maka sering-seringlah bergaul atau berguru dengan pengusaha yang sukses
6.    Waktu yang lama
Menuntut ilmu bukanlah instan begitu saja, akan tetapi ada proses didalamnya dan tentunya memerlukan waktu yang lama tergantung berapa banyak keilmuan yang akan dipelajari
Itulah enam hal agar kita bisa mendapatkan ilmu. Semoga bisa bermanfaat dan menambah keilmuan kita semua
"hikmah mempelajari kajian ilmu"


Nurdin Syaiful Baladi, S. T
www.nurdin.id 

“Sahabat, anda adalah orang pilihan”, kata-kata tersebut yang sering muncul dari motivator dakwah. Jika kita renungkan memang benar, saat ini orang yang benar-benar peduli dengan masyarakat jumlahnya tidak sebanding dengan yang cuek dengan keadaan masyarakat. Tetapi Saat pemilu muncul dermawan-dermawan dadakan, semoga saja niat mereka benar-benar karena membantu bukan karena ingin dipilih. Begitu juga dengan dakwah Islam, sekarang sudah mulai dipakai menjadi alat politik untuk kepentingan pribadi. Dari uraian tadi bisa kita lihat bahwasanya orang-orang pilihan sangat sulit didapat, orang-orang yang berdakwah dan membantu ummat hanya karena Allah bisa dibilang masih sedikit. Marilah kita semua berusaha menjadi orang-orang pilihan yang bisa bermanfaat bagi orang lain dengan tujuan hanya mengharap Ridho Allah SWT. Saudaraku semua yang bergerak di Lembaga Dakwah, Lembaga Sosial, para aktifis kampus, aktifis sekolah, aktifis kampung, ataupun yang lain marilah saling menggingatkan agar senantiasa memperbaiki niat hanya mengharap Ridho Allah SWT. Barang siapa membantu agama Allah maka Allah akan membantu dan mempermudah urusan.


Nurdin Syaiful Baladi, S. T
www.nurdin.id 

Terkadang ironis melihat dunia pendidikan di Indonesia saat ini yang tercoreng dari beberapa oknum yang melakukan tindakan yang kurang menyenangkan. Mulai dari pelecehan seksual, penyiksaan, kecurangan dalam Ujian Nasional, dll. Di lain sisi ada sebagian dari saudara kita yang belum bisa mengenyam pendidikan karena keterbatasan biaya. 

Mahalnya biaya pendidikan saat ini juga menjadi penghambat perkembangan anak didik terutama mereka yang ingin melanjutkan jenjang Pendidikan Perguruan Tinggi. Kita bisa melihat di beberapa daerah anak-anak rela berjalan berjam-jam, melewati jembatan gantung, meyeberang sungai hanya untuk belajar menuju bangku sekolah. Belum lagi Kondisi sekolah yang sudah tidak layak lagi, tetapi banyak juga anak-anak lain yang tergolong mampu malah terjerumus di narkoba, tawuran pelajar, pergaulan bebas, dll.

Sekat antara orang yang kaya dan miskin sekarang semakin lebar. Mereka yang kaya akan semakin kaya, yang miskin akan semakin miskin menyusul kebijakan-kebijakan pemerintah yang makin menyengsarakan rakyat. Kalau kita melihat baru-baru ini, orang-orang rela mengeluarkan biaya besar untuk berlomba menjadi Caleg di Pemilu yang tidak tanggung-tanggung mengeluarkan banyak biaya sampai puluhan milyar bahkan trilyunan. Kemiskinan rakyat sebagai bahan jualan kampanye dan hanya saat itu juga mendapatkan uang yang tidak seberapa hanya ingin memperoleh suara.

Jika uang tersebut dimaksimalkan untuk dunia pendidikan maka banyak saudara kita yang akan mendapatkan pendidikan yang layak. Semoga kepemimpinan mendatang akan menghasilkan pemimpin yang benar-benar memperhatikan kepentingan rakyat seperti Umar bin Khattab. Semoga….


Nurdin Syaiful Baladi, S. T
www.nurdin.id 

Admin Web

{picture#https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEieX7Wu_Ow2E_A0AE3sPLQNm-zq50S0Jf3ywmeThVXc17OSNOLpCzV__LIbeZjG5LJyf9jgnru0l5u2Z0ts5W-fNT3MnXQ1wwqUxtyQpT6yHuqY1b5Y5yw-qwa0Du9bbcPpZXxQYrukSaVy/s400/Sketch+of+Conan+Edogawa+(4).jpg} Semoga tulisan dalam blog ini bermanfaat bagi semua. {facebook#https://www.facebook.com/nurdin.izzan} {twitter#https://twitter.com/nurdin212} {instagram#https://www.instagram.com/webjogja/}
Diberdayakan oleh Blogger.